•Maret 11, 2008 •
5 Komentar
by Sahlul Fuad
Ekonomi Islam, sebuah kata majemuk yang menjadi trend di kalangan umat beragama Islam. Saat ini, dan konon sejak diturunkannya ajaran Islam, frase “ekonomi Islam” benar-benar tunggal, tak bisa dipisahkan. Seperti sepasang kekasih yang sedang direngkuh api asmara yang tak pernah padam.
Tentu saja perkawinan kata ekonomi dan kata Islam tidak terjadi begitu saja. Ekonomi yang berusia lebih tua dari lahirnya Muhammad SAW telah melanglang buana. Bisa dikatakan, di mana ada sekumpulan manusia, di sana ada operasi ekonomi. Dan setiap kelompok manusia mempunyai cara operasi masing-masing. Entah bagaimana kisah awalnya, apakah berupa tukar-menukar batu, daun, ikan, kerang, atau buah-buahan, yang jelas mereka saling mencoba mendapatkan apa yang mereka inginkan. Lanjutkan membaca ‘Ekonomi dan Islam’
Ditulis dalam penting banget
Tag: barang, beli, Ekonomi, Ekonomi Islam, Islam, jasa, jual, menguntungkan, merugikan, perbudakan, perdagangan, suku Quraisy, zakat
•Januari 23, 2008 •
6 Komentar
Oleh Sahlul Fuad
Ternyata, ada beberapa orang kalau mendengar kata Arab, gambaran yang melayang-layang di pikirannya antara lain, lelakinya berpakaian jubah putih, berjenggot panjang, dan perempuannya memakai jilbab, bahkan bercadar, serta bentuk hidungnya mancung. Itu gambaran fisik yang muncul. Selain itu, kalau disebut kata Arab, kesan yang hinggap di angan-angan orang tersebut adalah beragama Islam dan taat, pandai mengaji al-Qur’an, dan keturunan Nabi.
Suatu saat, ada orang yang heran terkaget-kaget melihat orang, sebagaimana ciri-ciri fisik orang Arab di atas, masuk lift sebuah hotel bersama seorang perempuan berpakaian you can see, bercelana jeans ketat, menenteng tas kulit berwarna coklat. Padahal, bisa saja orang itu kebetulan masuk lift yang sama. “Bukan itu masalahnya, bos. Saya kenal siapa perempuan yang masuk dengan orang itu. Apalagi, waktu itu, si perempuan itu memberi kode mata kepada saya, kalau dia di-booking orang Arab itu,” aku orang itu. Lanjutkan membaca ‘Arab dan Islam’
Ditulis dalam penting banget